fbpx
Luar Negara

Rakyat Malaysia antara 8,000 jemaah sertai ijtimak Tabligh di Sulawesi

GABENOR Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah berkata, ada ribuan warga negara Indonesia dan ratusan warga negara asing yang berkumpul di Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Mereka datang ke Desa Pakkato untuk mengikuti Ijtima Ulama Dunia 2020 Zon Asia.

“Sebanyak kira-kira 8,000 yang hadir dalam acara Ijtima Dunia 2020 Zon Asia. Ada 478 orang warganegara asing yang sudah datang,” kata Nurdin Abdullah dalam kenyataan.

“Telah dihantar pasukan perubatan untuk mengawasi mereka dan tiada yang disyaki dijangkiki virus corona,” kata Nurdin.

BERITA BERKAITAN:


Dalam pada itu beliau juga telah menghubungi penganjur Ijtima Ulama Dunia 2020 untuk meminta acara ditunda hingga  tempoh darurat penyebaran virus corona berakhir.

Ijtima Ulama Dunia 2020 Zon Asia yang akan dilaksanakan pada 19-22 Mac ini.

Kompas melaporkan warga asing yang telah tiba ialah dari Pakistan, Timor Leste, India, Brunei Darussalam, Bangladesh, Filipina, Malaysia, dan Thailand.

Dalam pada itu Istana Kepresidenan memastikan kegiatan Ijtima Jemaah Tabligh Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan, yang diikuti ribuan jemaah dari pelbagai negara, dibatalkan.

Pembatalan itu berdasarkan kesepakatan bersama antara para pihak di bawah koordinasi Gabernor Sulawesi Selatan dan Forkopimda Sulsel.

“Berdasarkan keterangan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Kakanwil Kementerian Agama Sulsel setelah berkoordinasi dengan Kapolri, Kapolda, dan Bupati Gowa, acara Ijtima Jamaah Tabligh resmi dibatalkan,” kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman.

“Hari ini semua peserta diarahkan pulang dengan pengawalan melalui lapangan terbang dan pelabuhan,” katanya dia.

Fadjroel menyebut pembatalan acara ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi untuk melakukan social distancing dalam rangka pencegahan virus corona jenis baru yang mengakibatkan penyakit Covid-19.

“Presiden Joko Widodo mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang dengan tulus ikhlas mematuhi himbauan Pembatasan Sosial untuk menghindari atau menangkal penyebaran Covid-19,” kata Fadjroel.

“Insya Allah dengan Gotong Royong Kemanusiaan ini, kita bersama-sama akan keluar sebagai pemenang melawan pandemi Covid-19, di Indonesia dan di seluruh dunia. Mari menolong sesama untuk menolong diri sendiri dan keluarga,” katanya.

 

Show More

Related Articles

Back to top button